Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, menyebut kehadiran Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menjadi angin segar sekaligus pilar alternatif bagi ekonomi masyarakat di tengah hantaman pemotongan anggaran daerah yang cukup signifikan pada tahun 2026.
Dalam wawancaranya bersama awak media, Minggu (08/03/2026), Amru mengungkapkan bahwa sektor industri kini menjadi tumpuan baru bagi ribuan warga yang sebelumnya bergantung pada proyek pemerintah maupun sektor perkebunan.
Berdasarkan data terbaru, kehadiran KIPP telah memberikan dampak nyata terhadap ketersediaan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Kayong Utara.
“Kehadiran KIPP ini Kawasan Industri Pulau Penebang ini sangat membantu sekali dan hari ini tercatat ada seribu lapan ratus warga Kayong yang bekerja di Pulau Penebang. Dan ini tentu pasti memberikan dampak yang positif,” Kata Amru Chanwari.
Ia menjelaskan bahwa selama ini ekonomi masyarakat didominasi oleh sektor perkebunan sawit. Namun, menyadari tidak semua warga memiliki lahan atau terserap di sektor tersebut.
“Nah kita ini ekonomi masyarakat kita sangat tergantung dengan perkebunan sawit hari ini yang mendominasi. Dan tentunya tidak semua masyarakat yang punya lahan sawit dan bekerja di sektor sawit ini,” Ujarnya.
Kondisi ekonomi di Kabupaten Kayong Utara saat ini sedang menghadapi tantangan besar. Amru membeberkan bahwa pada tahun 2026 ini, terjadi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah yang sangat drastis.
“Kalau dulu kan APBD kita kuat, banyak pembangunan nah orang kita bekerja di sektor itu. Ada yang membangun jalan, membangun gedung, rumah sekolah, rumah sakit. Tetapi hari ini apalagi 2026 kita mendapatkan pengurangan dana transfer ke daerah sebesar seratus delapan puluh tujuh miliar ini cukup signifikan berpengaruh terhadap belanja barang dan jasa di Kayong Utara ini,” tegasnya.
Amru menekankan pentingnya diversifikasi lapangan kerja agar masyarakat tidak hanya terpaku pada satu sektor. Dengan lesunya proyek pembangunan yang bersumber dari APBD, Kawasan Industri Pulau Penebang menjadi alternatif utama bagi warga Kabupaten Kayong Utara.

No responses yet