Jumat, 23 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Ria Norsan Minta APPSI Turun ke Pasar Tradisional, Serap Aspirasi Pedagang di Kalbar

✍️ Rani 🕒 13 Oct 2026 👁️ 9x dibaca
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Foto: istimewa

pulaupenebang.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendorong pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kalbar untuk aktif turun langsung ke pasar tradisional di berbagai kabupaten dan kota guna menyerap aspirasi serta mengidentifikasi persoalan yang dihadapi pedagang.

Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai kendala di lapangan dapat disampaikan kepada pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing, sehingga penanganannya bisa lebih tepat sasaran.

"Serta menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing," ujar Ria Norsan saat menghadiri Pengukuhan DPW APPSI Kalbar, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, APPSI memiliki posisi strategis sebagai wadah bagi pedagang pasar yang berkontribusi langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi penghubung antara pedagang dan pemerintah dalam menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian.

“Harapan pedagang sederhana, mereka bisa berdagang dengan aman, nyaman, dan mendapatkan keuntungan yang layak,” kata Ria Norsan.

Ia berharap komunikasi antara pedagang dan pemerintah tidak hanya terjalin ketika masalah muncul, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperbaiki tata kelola pasar dan mendukung kelancaran kegiatan perdagangan.

Ria Norsan juga menegaskan bahwa pasar tradisional memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat, pasar menjadi ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung distribusi berbagai kebutuhan pokok.

Karena itu, penguatan organisasi pedagang perlu dibarengi koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan membantu mengidentifikasi kendala di lapangan, menjaga kelancaran distribusi barang, serta mendukung ketersediaan bahan pokok.

"Melalui kepengurusan yang baru, APPSI Kalimantan Barat diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi representasi dan penyaluran aspirasi pedagang, sekaligus menjadi mitra dialog pemerintah dalam membangun perdagangan yang tertib, kondusif, dan berkelanjutan," pungkasnya.

R
RaniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update