PLN Siapkan SUTT 150 kV Sintang-Simpang Silat, Perkuat Infrastruktur Listrik Kalbar
pulaupenebang.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) mulai menyosialisasikan rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Sintang-Simpang Silat di Desa Miau Merah, Kabupaten Kapuas Hulu.
Pengembangan jaringan transmisi ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Barat. Melalui sosialisasi tersebut, PLN memberikan penjelasan mengenai fungsi proyek, tahapan pembangunan, serta ketentuan yang menjadi dasar pelaksanaannya.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 2 (UPP KLB 2), Ronald Lapasau, mengatakan sosialisasi dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi langsung mengenai rencana pengembangan jaringan listrik di wilayah mereka.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan informasi yang jelas mengenai rencana pembangunan SUTT 150 kV Sintang-Simpang Silat serta tahapan pelaksanaannya,” ujar Ronald di Pontianak, Senin.
Dalam kegiatan tersebut, PLN memaparkan gambaran umum pembangunan jaringan transmisi dan proses yang akan dilalui. Langkah ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara PLN, pemerintah setempat, dan masyarakat.
General Manager PLN UIP KLB, Susilo, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan transmisi merupakan bagian dari penguatan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat dan perkembangan wilayah Kalimantan Barat.
Keberadaan jaringan transmisi tegangan tinggi berperan dalam menyalurkan energi listrik melalui sistem kelistrikan. Pengembangan infrastruktur ini diharapkan dapat menunjang pemenuhan kebutuhan listrik seiring dengan pertumbuhan aktivitas masyarakat dan wilayah.
PLN berharap sosialisasi dapat membangun pemahaman bersama mengenai rencana pembangunan SUTT Sintang-Simpang Silat serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Camat Silat Hilir, Edy Suharta, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penyampaian informasi sejak awal diperlukan agar masyarakat memahami rencana pembangunan dan tahapan yang akan dijalankan.
“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan PLN sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai rencana pembangunan SUTT 150 kV Sintang-Simpang Silat. Kami berharap komunikasi dan koordinasi antara PLN, pemerintah setempat, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga setiap tahapan pembangunan dapat berjalan lancar,” kata Edy.
PLN menyatakan akan mengedepankan keterbukaan informasi, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, dan koordinasi dengan masyarakat serta pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan.
