Air PDAM Pontianak Keruh Kecokelatan, Warga Keluhkan Kualitas Pasokan
pulaupenebang.com – Kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan di Kota Pontianak dikeluhkan warga setelah mengalami perubahan warna menjadi keruh kecokelatan pada Jumat (30/10/2026) sore.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena air yang biasanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga terlihat menyerupai campuran kopi susu. Warga pun meminta pengelola layanan air minum segera memeriksa kondisi jaringan distribusi.
Keluhan itu disampaikan seorang pelanggan melalui unggahan media sosial. Dalam keterangannya, warga tersebut menyebut kondisi air sebelumnya juga sempat terasa asin sehari sebelum berubah keruh.
"Air apa yang dialirkan PDAM Pontianak sore ini Jumat 30 Oktober 2026, kemarin airnya asin padahal hujan tiap hari, eh hari ini malah begini (keruh)," tulis pemilik akun dalam unggahannya.
Perubahan kondisi air tersebut menjadi perhatian pengguna media sosial lainnya. Pasalnya, air bersih merupakan kebutuhan penting untuk berbagai aktivitas rumah tangga, termasuk memasak, mencuci, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Warga berharap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pontianak segera menelusuri penyebab perubahan kualitas air yang diterima pelanggan.
Pemeriksaan dinilai perlu dilakukan, baik terhadap proses pengolahan air baku maupun jaringan pipa distribusi. Pengujian sampel di laboratorium juga diperlukan untuk memastikan kondisi air sesuai dengan standar kualitas yang berlaku.
Selain penanganan teknis, masyarakat meminta pengelola memberikan penjelasan terbuka mengenai gangguan tersebut. Informasi mengenai penyebab perubahan warna dan rasa air dinilai penting agar pelanggan mengetahui kondisi layanan yang mereka terima.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola air minum daerah mengenai penyebab air berubah keruh kecokelatan maupun keluhan rasa asin yang disampaikan warga.
Pelanggan berharap pemeriksaan dan tindak lanjut segera dilakukan agar kualitas pasokan air kembali memenuhi ketentuan serta kebutuhan masyarakat.
