Gerakan Ayah Teladan Indonesia Didorong untuk Perkuat Pengasuhan dan Cegah Kekerasan Anak
pulaupenebang.com – Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) didorong menjadi salah satu upaya memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak, membangun keluarga harmonis, serta mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.
Program tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan penyuluhan penguatan peran organisasi wanita dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di era digital yang digelar Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Barat di Aula BKKBN Perwakilan Kalbar, Senin (19/10/2026).
Ketua BKOW Kalbar sekaligus anggota DPD RI, Hj. Erlinawati, mengatakan tantangan perlindungan perempuan dan anak semakin kompleks seiring perkembangan teknologi. Ancaman tersebut mencakup kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan verbal, kekerasan berbasis gender online, hingga kejahatan terhadap anak di ruang digital.
Menurutnya, pencegahan kekerasan membutuhkan keterlibatan seluruh anggota keluarga, termasuk ayah, agar perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu.
“Kita perlu bersama-sama mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, kita bangun rumah tangga yang harmoni, bisa menjadi teladan untuk masyarakat dan kebanggaan bangsa,” ujar Erlinawati.
Peran Ayah Jadi Bagian Penting Perlindungan Anak
Melalui GATI, BKOW Kalbar ingin mendorong perubahan pandangan mengenai pengasuhan keluarga. Ayah diharapkan terlibat aktif dalam mendampingi istri, mendidik anak, membangun karakter, serta menciptakan lingkungan rumah yang aman.
Erlinawati menilai kehadiran ayah dalam kehidupan keluarga tidak cukup hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi. Keterlibatan dalam pengasuhan dan pemberian teladan juga menjadi bagian penting untuk membangun hubungan keluarga yang sehat.
“Selama ini pencegahan kekerasan selalu dibebankan kepada perempuan. Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia, kami ingin mengubah paradigma. Ayah yang hadir, mengasuh, dan menjadi teladan adalah kunci utama keluarga bebas kekerasan. Ini adalah jawaban dari Kalbar untuk Indonesia,” katanya.
Program ini juga menekankan pentingnya kemitraan antara ayah dan ibu dalam membesarkan anak serta membangun keluarga yang bebas dari kekerasan.
Sejalan dengan Upaya Penurunan Stunting
Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar menyambut baik pelaksanaan GATI karena sejalan dengan program Bangga Kencana dan upaya penurunan stunting yang membutuhkan keterlibatan ayah dalam keluarga.
Sebagai bentuk implementasi awal, BKOW Kalbar menyerahkan paket bantuan khusus kepada ibu hamil dan memberikan penghargaan kepada ayah teladan. Penghargaan tersebut diberikan kepada ayah yang dinilai aktif mendampingi istri, terlibat dalam pengasuhan anak, serta menjadi pelopor pencegahan kekerasan di lingkungannya.
Kegiatan penyuluhan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah dan 44 organisasi wanita se-Kalimantan Barat.
Keterlibatan berbagai organisasi diharapkan memperluas sosialisasi mengenai pentingnya pengasuhan bersama, perlindungan perempuan dan anak, serta pencegahan kekerasan di lingkungan keluarga maupun ruang digital.
BKOW Kalbar menyatakan komitmennya untuk menggerakkan GATI dari Pontianak ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang ramah perempuan dan anak.
Melalui penguatan peran ayah dan kolaborasi lintas organisasi, gerakan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya keluarga yang lebih harmonis, mendukung tumbuh kembang anak, dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kekerasan.
