Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Kebakaran di Pontianak Utara Hanguskan Dua Rumah, Lima Warga Terdampak

✍️ Rani 🕒 30 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Kondisi sisa puing bangunan rumah warga di Jalan Dharma Putra I Pontianak Utara yang hangus akibat terbakar.
Kondisi sisa puing bangunan rumah warga di Jalan Dharma Putra I Pontianak Utara yang hangus akibat terbakar. Foto: istimewa

pulaupenebang.com – Pemerintah Kota Pontianak mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran permukiman, terutama dengan memeriksa kondisi instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kebakaran yang melanda rumah warga di Jalan Dharma Putra I, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (28/10/2026) malam. Peristiwa itu menyebabkan dua rumah milik Andre dan Sri Asih mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.

Sedikitnya lima jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Mereka kehilangan tempat tinggal dan harta benda sehingga membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar setelah musibah.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, meminta warga tidak mengabaikan potensi bahaya dari instalasi listrik, khususnya jaringan kabel yang sudah berusia tua.

"Kita semua harus lebih berhati-hati. Cek instalasi listrik, penggunaan peralatan rumah tangga dan hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran," kata Bahasan.

Menurutnya, pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik perlu menjadi perhatian setiap keluarga. Penggunaan peralatan elektronik juga harus dilakukan secara cermat untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.

Selain faktor kelistrikan, Bahasan mengingatkan pentingnya menjaga akses jalan di lingkungan permukiman. Jalur yang dapat dilalui mobil pemadam kebakaran serta ketersediaan akses evakuasi menjadi faktor penting ketika keadaan darurat terjadi.

Di sisi penanganan korban, Pemerintah Kota Pontianak mengapresiasi keterlibatan tim gabungan dari Dinas Sosial, Tagana, kecamatan, dan kelurahan dalam mendampingi warga terdampak.

Pendataan terhadap keluarga korban terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak mereka dapat ditangani.

"Musibah tentu tidak pernah kita inginkan. Pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban warga, terutama kebutuhan yang sifatnya mendesak setelah kebakaran," ujarnya.

Bahasan juga mengajak masyarakat untuk memberikan perhatian kepada keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat agar tidak menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Terutama bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, tentu perlu perhatian bersama. Jangan sampai setelah kejadian mereka kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar," katanya.

Pemerintah kota bersama masyarakat diharapkan terus memperkuat kepedulian dan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Warga juga diminta saling mengingatkan mengenai keamanan instalasi listrik serta kesiapan menghadapi keadaan darurat.

Bahasan berharap keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa dengan dukungan pemerintah serta masyarakat.

R
RaniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update