Pasar Murah di CFD Pontianak, 500 Paket Sembako Dijual Rp90 Ribu
pulaupenebang.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyediakan 500 paket sembako murah dengan harga Rp90 ribu per paket untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/10/2026) tersebut digelar bersamaan dengan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Ahmad Yani, Pontianak. Setiap paket berisi lima kilogram beras premium dan satu liter minyak goreng.
Pelaksanaan pasar murah melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat, TPID Kota Pontianak, serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kalbar.
Sejak pagi, warga yang berolahraga maupun melintas di kawasan CFD terlihat mengantre untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemilihan lokasi tersebut memudahkan masyarakat berbelanja sembari mengikuti aktivitas akhir pekan.
Pembayaran Pasar Murah Bisa Menggunakan QRIS
Untuk memudahkan transaksi, panitia menyediakan pilihan pembayaran secara tunai maupun digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Dengan metode pembayaran digital tersebut, pembeli cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran di ponsel tanpa perlu menyiapkan uang tunai.
Seorang warga Pontianak, Novia, mengaku terbantu dengan pelaksanaan pasar murah tersebut. Menurutnya, harga paket sembako yang ditawarkan cukup terjangkau, sedangkan lokasi kegiatan memudahkan warga membeli kebutuhan pokok setelah berolahraga.
“Senang sekali ada kegiatan pasar murah ini, apalagi ditempatkan di area CFD. Jadi, sambil olahraga bisa sekalian berbelanja,” ujar Novia.
Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan agar masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Pasar Murah Dukung Pengendalian Inflasi
Selain menyediakan sembako murah, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat yang datang ke lokasi.
Sinergi Bank Indonesia Kalimantan Barat, TPID, dan BMPD melalui kegiatan ini diharapkan membantu menjaga keterjangkauan harga pangan serta mendukung pengendalian inflasi daerah.
Penggunaan QRIS dalam transaksi pasar murah juga menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan pembayaran digital di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan lebih mudah, sementara koordinasi antarlembaga terus diperkuat untuk menjaga stabilitas harga pangan di Kalimantan Barat.
