Prediksi Premier League: Tottenham Menang 3-0, Liverpool vs Arsenal Imbang
pulaupenebang.com – Tottenham Hotspur menjadi salah satu tim yang paling diunggulkan dalam rangkaian pertandingan Premier League akhir pekan ini. Klub London Utara tersebut diprediksi mampu mengalahkan Crystal Palace dengan skor meyakinkan 3-0.
Sementara itu, duel Liverpool kontra Arsenal diperkirakan berlangsung ketat dan berakhir dengan hasil imbang 1-1.
Prediksi tersebut disampaikan jurnalis sepak bola Lewis Jones, yang dikenal dengan nama Jones Knows, melalui analisis pertandingan yang dipublikasikan Sky Sports pada Kamis (29/10/2026).
Dalam analisisnya, Jones menyoroti performa sejumlah klub, termasuk Tottenham yang mulai menunjukkan perkembangan positif, serta Manchester United dan Newcastle United yang masih menghadapi tantangan untuk mendapatkan hasil maksimal.
Tottenham Mulai Menemukan Performa Terbaik
Tottenham dinilai memiliki peluang besar mengamankan tiga poin ketika menjamu Crystal Palace pada Sabtu (31/10/2026).
Kepercayaan terhadap Spurs meningkat setelah mereka mencatat dua kemenangan beruntun di bawah pelatih Roberto De Zerbi. Permainan tim juga dinilai semakin terorganisasi, terutama dalam menjaga pertahanan.
Sejak ditangani De Zerbi, Tottenham mencatat rata-rata 1,03 expected goals against (xGA) per 90 menit di Premier League. Statistik tersebut menunjukkan kemampuan tim membatasi peluang berbahaya lawan. Hanya Arsenal yang memiliki catatan pertahanan lebih baik dalam periode yang sama.
Sebaliknya, Crystal Palace masih menghadapi persoalan di lini belakang. Mereka tercatat kebobolan setidaknya dua gol dalam 12 dari 14 pertandingan terakhir di Premier League.
Perbedaan performa tersebut menjadi salah satu alasan Tottenham diprediksi menang 3-0.
Liverpool dan Arsenal Berpotensi Saling Menahan
Pertandingan Liverpool melawan Arsenal pada Minggu (1/11/2026) diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik dalam pekan ini.
Jones memprediksi kedua tim akan bermain imbang 1-1. Liverpool di bawah asuhan Andoni Iraola dinilai memiliki pendekatan permainan yang cukup agresif dalam menghentikan serangan lawan, termasuk melalui pelanggaran taktis sebelum lawan membangun serangan balik.
Liverpool mencatat rata-rata 13,75 pelanggaran per pertandingan di Premier League. Intensitas permainan tersebut diperkirakan membuat duel melawan Arsenal berlangsung ketat.
Kedua tim juga memiliki kemampuan menyerang melalui transisi cepat. Kondisi ini berpotensi menghasilkan pertandingan dengan tempo tinggi, tetapi ruang gerak masing-masing tim diperkirakan tetap terbatas.
Manchester United Diprediksi Menang Tipis
Manchester United menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/2026). Pertandingan tersebut diperkirakan tidak menghasilkan banyak gol.
Tekanan terhadap pelatih Michael Carrick meningkat setelah Manchester United melewati delapan pertandingan di seluruh kompetisi tanpa kemenangan, termasuk kekalahan 0-3 dari Bournemouth.
Jones menilai Carrick perlu memperbaiki keseimbangan permainan dan organisasi pertahanan. Manchester United diperkirakan lebih mengutamakan pendekatan pragmatis daripada mengambil risiko menyerang secara berlebihan.
Dalam 11 pertandingan tandang terakhir Manchester United di Premier League pada periode Carrick sebelumnya, rata-rata gol yang tercipta mencapai 2,15 per pertandingan.
Chelsea juga menghadapi persoalan setelah Joao Pedro absen. Dalam sembilan pertandingan Premier League tanpa pemain asal Brasil tersebut, produktivitas gol Chelsea tercatat turun rata-rata 0,9 gol per 90 menit.
Berdasarkan kondisi itu, Manchester United diprediksi mampu mencuri kemenangan 1-0.
Newcastle Masih Dibayangi Inkonsistensi
Newcastle United juga mendapat perhatian dalam analisis Jones Knows. Mereka akan menghadapi Everton pada Senin (2/11/2026).
Performa Newcastle dinilai belum sepenuhnya meyakinkan setelah kepergian Eddie Howe dan kedatangan Matthias Jaissle sebagai pelatih.
Newcastle mencatat expected goals supremacy minus 0,58 per pertandingan, salah satu catatan terburuk di Premier League. Statistik tersebut menggambarkan bahwa kualitas peluang yang mereka hasilkan masih kalah dibandingkan peluang yang diberikan kepada lawan.
Kemenangan atas Crystal Palace pada pertandingan sebelumnya juga dinilai belum sepenuhnya mencerminkan performa tim. Newcastle kalah dalam sejumlah indikator, termasuk peluang gol, jumlah tembakan, dan sepak pojok.
Everton diperkirakan dapat memanfaatkan kondisi tersebut. Jones memprediksi tim tamu menang 2-1.
Sementara itu, Aston Villa diperkirakan mengalahkan Fulham dengan skor 2-1. Perhatian dalam pertandingan tersebut tertuju pada Calvin Bassey yang tercatat terlibat dalam 17 insiden pelanggaran selama tiga pertandingan terakhir.
Prediksi Skor 10 Pertandingan Premier League
Selain empat pertandingan yang mendapat sorotan utama, Jones Knows juga memberikan prediksi untuk enam laga lainnya.
Bournemouth diperkirakan kalah 1-2 dari Leeds United. Faktor kebugaran menjadi perhatian karena Bournemouth telah menjalani enam pertandingan dalam 22 hari, sedangkan Leeds memiliki waktu pemulihan lebih panjang.
Brentford diprediksi bermain imbang 1-1 melawan Nottingham Forest. Coventry berpeluang mengalahkan Sunderland dengan skor 2-1, sementara Hull City diperkirakan menang 1-0 atas Ipswich Town.
Di pertandingan lainnya, Manchester City diprediksi bermain imbang 2-2 melawan Brighton. Brighton dinilai memiliki keberanian untuk tetap menyerang ketika menghadapi klub-klub papan atas.
Berikut rangkuman prediksi skor berdasarkan analisis Jones Knows yang dipublikasikan Sky Sports:
Pertandingan Prediksi Skor
Chelsea vs Manchester United 0-1
Bournemouth vs Leeds United 1-2
Brentford vs Nottingham Forest 1-1
Coventry vs Sunderland 2-1
Hull City vs Ipswich Town 1-0
Manchester City vs Brighton 2-2
Tottenham vs Crystal Palace 3-0
Aston Villa vs Fulham 2-1
Liverpool vs Arsenal 1-1
Newcastle vs Everton 1-2
Dari seluruh prediksi tersebut, kemenangan Tottenham dengan selisih tiga gol menjadi salah satu hasil paling mencolok. Adapun duel Liverpool kontra Arsenal diperkirakan berlangsung seimbang dengan kedua tim sama-sama mencetak satu gol.
