Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Tabur 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan

✍️ Rani 🕒 02 Nov 2026 👁️ 5x dibaca
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Selatan, Minggu (1/11/2026).
Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Selatan, Minggu (1/11/2026). Foto: istimewa

pulaupenebamg.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Selatan, Minggu (1/11/2026).

Dalam operasi tersebut, sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam atau natrium klorida (NaCl) dan dry ice disemai untuk meningkatkan potensi pembentukan hujan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengurangan dampak kabut asap.

Tiga pesawat yang dikerahkan terdiri atas Hercules C-130, CN-295, dan Cassa 212.

Pelaksanaan penyemaian dilakukan secara terkoordinasi dengan unsur terkait. Upaya tersebut bertujuan mengoptimalkan pembentukan awan sehingga peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran dapat meningkat.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disampaikan dalam laporan tersebut, sejumlah wilayah di Kalimantan Barat telah mengalami hujan. Daerah yang disebutkan antara lain Pontianak, Singkawang, Bengkayang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sintang, Sambas, Sanggau, Kayong Utara, Ketapang, dan Sekadau.

Hujan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, termasuk Palangka Raya, Balikpapan, dan Berau.

Pengerahan pesawat TNI AU dalam operasi ini menjadi bagian dari dukungan militer terhadap upaya penanganan karhutla melalui modifikasi cuaca. Koordinasi lintas instansi diharapkan dapat membantu meningkatkan peluang hujan, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan kebakaran dan dampak asap.

R
RaniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update