Jumat, 06 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Program Pengawal Energi 2026 Buka Pendaftaran, Targetkan 3.679 SPBU

✍️ Rani 🕒 26 Oct 2026 👁️ 6x dibaca
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi di 3.679 SPBU. Pendaftaran dibuka hingga 1 November 2026.
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi di 3.679 SPBU. Pendaftaran dibuka hingga 1 November 2026. Foto: istimewa

pulaupenebang.com – Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM penugasan di Indonesia. Program yang melibatkan talenta muda ini menargetkan pengawasan di 3.679 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Program tersebut diluncurkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung dalam puncak perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Hotel Westin Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan transparansi distribusi BBM sekaligus mencegah kebocoran dan penyalahgunaan bahan bakar yang mendapatkan subsidi maupun penugasan pemerintah.

Program Pengawal Energi 2026 merupakan hasil kolaborasi Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dengan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas. Para petugas akan melakukan pengawasan langsung di lapangan sekaligus membantu memperkuat pendataan penyaluran energi.

Kehadiran petugas di SPBU diharapkan dapat membantu memastikan distribusi BBM berlangsung sesuai ketentuan dan menjangkau masyarakat yang berhak.

Penempatan Utamakan Talenta Muda Daerah

Program ini juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja lapangan dan meningkatkan kompetensi teknis di sektor energi.

Dalam penempatannya, penyelenggara memprioritaskan putra-putri daerah berdasarkan domisili provinsi atau wilayah terdekat. Kebijakan tersebut mempertimbangkan pemahaman terhadap kondisi geografis, efisiensi logistik, serta penerimaan masyarakat setempat.

Meski demikian, peserta tetap diwajibkan menandatangani Pakta Integritas Komitmen Penempatan dan menyatakan kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui keterlibatan talenta muda, pemerintah berharap pengawasan distribusi energi dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperluas kesempatan berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Pendaftaran Dibuka hingga 1 November 2026

Program Pengawal Energi 2026 terbuka bagi lulusan perguruan tinggi berusia 20–24 tahun. Berdasarkan informasi dalam pengumuman program, pendaftaran dibuka hingga 1 November 2026.

Calon peserta dapat melihat persyaratan dan melakukan pendaftaran melalui portal resmi PEM Akamigas di:

https://pengawalenergi.akamigas.ac.id/

Pelamar disarankan membaca ketentuan secara menyeluruh, terutama persyaratan administrasi dan komitmen penempatan, sebelum mengajukan pendaftaran.

Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM

Pemerintah menargetkan program ini dapat mendukung pengawasan distribusi BBM di 3.679 SPBU. Pengawasan tersebut ditujukan untuk membantu mencegah penyimpangan penyaluran dan memastikan BBM bersubsidi maupun BBM penugasan digunakan sesuai peruntukannya.

Pelaksanaan program akan membutuhkan kesiapan petugas, ketepatan pendataan, serta koordinasi antarlembaga. Faktor-faktor tersebut menjadi bagian penting agar pengawasan di lapangan dapat mendukung tata kelola subsidi energi yang lebih transparan dan akuntabel.

R
RaniEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update